Tuesday, April 30, 2019

Metode Pengembangan Sistem Prototype, Tahapan dan Kelebihannya


Metode Pengembangan Sistem Prototype, Tahapan dan Kelebihannya - Metode Prototype merupakan salah satu metode pengembangan sistem perangkat lunak. Metode Prototype ini merupakan teknik baru dalam mengembangkan perangkat lunak. Dari sekian banyak metode pengembangan perangkat lunak metode ini merupakan metode yang cukup sederhana dan simple.

Metode Prototype ini merupakan metode baru yang diinspirasi dari metode pengembangan waterfall, dimana dalam metode ini pelanggan/client menjadi peranan penting untuk pengembangan perangkat lunak. Kebutuhan pelanggan sangat dikedepankan dalam membuat sistem.

Berikut ini tahapan dalam pengembangan sistem menggunakan metode prototype:



  1. Pengumpulan Kebutuhan - Pada tahapan ini pelanggan/client dan pengembang mendiskusikan tentang perangkat yang akan dikembangkan. Kebutuhan sistem akan dikumpulkan pada tahap ini tergantung saaat diskusi dengan client.
  2. Membangun Prototype - Pada tahapan ini pengembang merancang prototype sistem yang akan dibangun kemudian diperlihatkan kepada pelanggan sebagai rancangan awal. Contohnya adalah membuat inputan dan outputnya. 
  3. Evaluasi Prototyping - Setelah rancangan dilihat oleh client, perubahan dan masukkan dari client yang memungkin untuk mengubah rancangan protoype nya sehingga sangat diperlukan untuk berdiskusi dengan client agar sistem yang dihasilkan sesuai dengan yang diharakan.
  4. Mengkodekan Sistem - Setelah prototype siap selanjutnya adalah memulai pengkodean untuk sistemnya. Kode ditulis dalam bahasa pemograman oleh programmer.
  5. Menguji Sistem - Setelah selesai pengkodean, tahapan selanjutnya adalah menguji sistem yang berjalan apakah sudah sesuai dengan yang diharapkan atau belum. Pengujian dilakukan dengan metode blackbox testing , whitebox, arsitek, dan link lainnya.
  6. Evaluasi Sistem - Pada tahapan ini pelanggan mengevaluasi sistem yang telah dibuat oleh pengembang, apabila ada revisi maka pengembang melakukan tahapan 4 dan 5, jika tidak maka sistem dapat digunakan.
  7. Menggunakan Sistem - Siap !!
Kelebihan dan kekurangan Metode Prototype:

Kelebihan :
  1. Menghemat Waktu dalam pengembangan sistem.
  2. Penentuan kebutuhan lebih mudah terwujud.
  3. Client aktif dalam pengembangan sistem.
  4. Komunikasi baik antara pengembang dan pelanggan.
  5. Pengembang dapat lebih mudah menentukan kebutuhan pelanggan.
Kelemahan :
  1. Proses perancangan dan analisis terlalu singkat.
  2. Biasanya kurang fleksibel dalam menghadapi perubahan.
  3. Pengembangan kadang-kadang membuat kompromi implementasi dengan menggunakan sistem operasi yang tidak relevan dan algoritma yang tidak efisien.

0 comments:

Post a Comment